Sudah lama ga aksis lagi di dunia blogger sejak tahun 2012 lalu entah apa yang menjadi alasan kenapa terasa sungkan untuk berbagi artikel yang mungkin sedikit bermanfaat bagi temen-temen semua, Ok ga usah basa basi ane share sedikit referensi sekripsi untuk BAB 1 aja kayaknya nanti nyambung lagi.. ni dia..( inget Copy paste boleh tapi ga harus sama kan heheh).
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Seiring dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat
penetrasinya, muncul berbagai
istilah "Electronic", mulai
dari electronic mail, electronic business, electronic payment sampai dengan electronic government, Teknologi
informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk penyajian informasi atau
memperkenalkan suatu produk, Kebutuhan akan informasi sudah menjadi sebuah kebutuhan
mutlak bagi setiap manusia
didunia, termasuk memproses data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi
yang berkualitas, yaitu informasi relevan, akurat dan tepat waktu yang
digunakan untuk keperluan pribadi, umum ataupun
faktor lainnya.
Menurut James S.L. Yong (2003) E-Government adalah
“Merupakan penggunaan teknologi oleh
pemerintah khususnya penggunaan aplikasi internet
berbasis web untuk meningkatkan
akses dan pemberian layanan pemerintah kepada warga negara, mitra bisnis,
pegawai atau karyawan, dan badan pemerintah lainnya”.
Dalam era
otonomi daerah istilah E-Government ini
semakin populer, sudah ada beberapa propinsi, kota atau kabupaten maupun desa di Indonesia yang
menerapkan E-Government dalam
urusan lembaga pemerintahannya. Daerah yang memiliki wilayah yang luas, sumber
daya manusia yang sedikit, dan jumlah penduduk yang banyak sangat dianjurkan
untuk mengembangkan E-Government ini.
Selain masyarakat pada umumnya, pihak aparat pemerintahan pun merasa sangat
terbantu dengan hadirnya E-Government,
karena dengan adanya sistem ini diharapkan dapat membantu pemerintahan dalam
melaksanakan tugasnya selaku abdi Negara.
Untuk kondisi saat ini petugas dan masyarakat kesulitan
mendapatkan informasi dan pengolahannya, untuk mendapatkan informasi dari desa
masyarakat harus mendatangi balai desa dan bertanya kepada petugas desa atau
aparat desa, Fenomena inilah yang saat ini ada pada Pekon Gadingrejo Utara
Dusun Tegal Rejo dalam mendapatkan informasi. oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem yang menangani
pengolahan informasi antara aparat Pekon Gadingrejo Utara Dusun Tegal Rejo
dengan masyarakat.
Dengan sistem informasi
yang berbasis web pada Pekon Gadingrejo Utara
Dusun Tegal Rejo masyarakat
dapat mengetahui informasi yang ada di Pekon Gadingrejo Utara Dusun Tegal Rejo
melalui handphone, internet, atau alat-alat elektronik lainnya yang
mengakses informasi yang ada. Melalui media ini mereka dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan
kapanpun dan dimanapun dengan mudah dan cepat serta
didukung dengan tingkat keakuratan data. Dengan hadirnya internet,
memberikan manfaat tersendiri salah satunya yaitu E-Government secara on-line.
Fenomena
inilah yang kemudian meyakinkan penulis untuk membuat
aplikasi Web yang menampilkan
informasi dari Pekon Gadingrejo Utara dusun Tegalrejo yang dapat diakses online
oleh masyarakat kapan saja dan dimana saja menggunakan media internet, Dalam aplikasi web
ini berisi informasi dan pelayanan masyarakat dari desa Gadingrejo yang dapat
diakses berdasarkan kebutuhan atau kategorinya, maka dari itu penelitian ini diberi judul “E-Government
Pada Pekon Gadingrejo Utara Dusun Tegal Rejo” sehingga dapat menerapkan keilmuan di bidang sistem informasi dan hasilnya
dapat dimanfaatkan bagi masyarakat.
1.2
Permasalahan Penelitian
Menyimak
dari uraian yang ada pada latar belakang di atas, maka dapat disimpulkan bahwa yang
menjadi permasalahan adalah:
1.
Fasilitas belum memadai
Dengan
terbatasnya fasilitas yang belum memadai maka menyebabkan
informasi hanya didapat di wilayah sekitar balai
desa, sehingga masyarakat luas tidak dapat mengetahui informasi yang lebih cepat dan akurat.
2.
Pelayanan pemerintah kepada
masyarakat masih kurang.
3.
Informasi dusun belum ada.
1.3 Batasan Masalah
Berdasarkan masalah-masalah diatas, maka ruang lingkup
penelitian dibatasi pada:
1.
Ruang
Lingkup Subjek Penelitian
Penelitian
dilakukan pada Pekon Gadingrejo Utara Dusun Tegal Rejo. Subjek ini dipilih
karena sesuai dengan tema yang diambil dan Pekon ini sedang berkembang serta
memiliki banyak potensi sehingga Pekon Gadingrejo Utara Dusun Tegal Rejo perlu
dipromosikan.
2.
Ruang
lingkup objek penelitian adalah informasi yang boleh diketahui oleh publik,
antara lain:
a.
Informasi profil pada Pekon
Gadingrejo Utara Dusun Tegal Rejo
b.
Informasi desa dan pelayanan
masyarakat
3.
Ruang lingkup subjek penelitian
adalah Pekon Gadingrejo Utara Dusun Tegal Rejo
4.
Ruang lingkup waktu penelitian
adalah pada tahun 2014
5.
Ruang lingkup adalah SIM, berbasis Web.
1.4
Hipotesa
Hipotesis penelitian menurut
sugiono (2009:96).
“Hipotesis adalah merupakan
jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian, dimana rumusan masalah
penelitian telah di dinyatakan dalam bentuk pertanyaan. Di katakan sementara
jawaban yang di berikan baru di dasarkan pada teori. Hipotesis dirumuskan atas
dasar kerangka pikiran yang merupakan jawaban sementara atas masalah yang
dirumuskan”.
Setelah memahami
berbagai permasalahan yang terjadi, maka penulis dapat memberikan dugaan
sementara tentang hasil dari penelitian yang dilakukan pada Pekon Gadingrejo
Utara Dusun Tegal Rejo, sebagai berikut :
Dari permasalahan – permasalahan yang dipaparkan di atas, dapat ditarik
hipotesa yaitu :
1. E-Govrnment dapat meningkatkan hasil pelayanan masyarakat
secara signifikan.
1.5
Tujuan dan Kegunaan
Penelitian ini dimaksud untuk mencapai tujuan-tujuan sebagai berikut:
a.
Sebagai syarat dalam menyelesaikan program Strata – 1
pada STMIK Pringsewu
b. Membuat
perangkat lunak berbasis web yang dapat memberikan kemudahan kepada Pekon Gadingrejo Utara Dusun Tegal Rejo dalam
memberikan pelayanan
dan informasi kepada masyarakat.
c. Memudahkan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kapan saja dimana
saja menggunakan media internet.
d. Mendorong
mahasiswa untuk berfikir, berkomunikasi, bertindak dan mengambil keputusan
untuk menyelesaikan suatu masalah yang berhubungan dengan Sistem Informasi.
Adapun manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.
Manfaat bagi penulis:
a.
Penelitian ini dapat berguna untuk
menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman bagi penulis terutama dalam pembuatan E-government desa yang berbasis web.
b.
Untuk memenuhi salah satu syarat
kelulusan S1 jurusan Sistem Informasi di STMIK Pringsewu.
2. Manfaat Bagi Masyarakat Pekon Gadingrejo
Utara Dusun Tegal Rejo
a.
Diharapkan aplikasi ini sebagai pemberi informasi yang baik, cepat dan akurat
sesuai kebutuhan dalam membantu proses pelayanan
masyarakat di Pekon Gadingrejo Utara Dusun Tegal Rejo.
3.
Manfaat bagi
pemerintahan Pekon Gadingrejo Utara Dusun
Tegal Rejo:
a.
Memudahkan kepada
siapa saja perangkat
desa untuk bisa
memberikan pelayanan, sehingga tidak ada lagi kendala yang biasa
ditemui masyarakat seperti petugas pada bidang pelayanan masyarakat sedang tidak di tempat.
b.
Diharapkan dapat dijadikan acuan dalam memberikan arah yang tepat
dalam menentukan sebuah kebijakan maupun keputusan karena didukung oleh
informasi akurat dan cepat, khususnya di Pemerintah Pekon Gadingrejo Utara Dusun Tegal Rejo.
Dijadikan solusi untuk mengantikan sistem yang sudah berjalan secara
manual dan diberlakukan di pemerintahan Pekon Gadingrejo Utara Dusun Tegal Rejo
1.6Metode Penelitian
Metode penelitian
adalah sekumpulan peraturan kegiatan dan prosedur yang di gunakan oleh pelaku
suatu disiplin ilmu.
1.6.1
Jenis Penelitian
1.
Jenis
Penelitian
Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu deskriptif dan Research dan Developmen.
Menurut Sujadi (2003:164) Penelitian dan Pengembangan
atau Research and Development (R&D) adalah:
“suatu proses atau langkah-langkah untuk
mengembangkan suatu produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada. Yang
dimaksud dengan produk dalam konteks ini adalah tidak selalu berbentuk hardware
(buku, modul, alat bantu pembelajaran di kelas dan laboratorium), tetapi bisa
juga perangkat lunak (software) seperti program untuk pengolahan data,
pembelajaran di kelas, perpustakaan atau laboratorium, ataupun model-model
pendidikan, pembelajaran pelatihan, bimbingan, evaluasi, manajemen, dan
lain-lain”.
Menurut (Sukmadinata,
2006:72). Penelitian
deskriptif adalah:
“Suatu bentuk penelitian yang ditujukan untuk
mendeskripsikan fenomena-fenomena yang ada, baik fenomena alamiah maupun
fenomena buatan manusia. Fenomena itu bisa berupa bentuk, aktivitas,
karakteristik, perubahan, hubungan, kesamaan, dan perbedaan antara fenomena
yang satu dengan fenomena lainnya”.
1.6.2
Sumber Data
Untuk
memperoleh data yang sesuai maka penulis dapatkan dari beberapa sumber yaitu :
a.
Sumber Data Primer
Penulis
memperoleh wawancara dan mengamati langsung mengenai keadaan Pekon
Gadingrejo Utara Dusun Tegal Rejo.
b.
Sumber Data Sekunder
Penulis
mempelajari data dengan cara mempelajari masalah yang berhubungan dengan objek
yang di teliti serta sumber dari buku – buku panduan , literatur yang
berhubungan dengan keadaan Pekon Gadingrejo Utara Dusun Tegal Rejo.
1.6.3
Metode
Pengumpulan Data
Penulis
mempelajari data dengan cara mempelajari masalah yang berhubungan dengan objek
yang diteliti serta sumber dari buku-buku panduan yang berhubungan dengan
keadaan Pekon Gadingrejo Utara Dusun Tegal Rejo.
1.
Obervasi ( Pengamatan)
Penulis melakukan
observasi atau pengamatan langsung di Pekon Gadingrejo Utara Dusun Tegal Rejo
dengan mengamati aktifitas dikantor kepala pekon dan warga Pekon Gadingrejo
Utara Dusun Tegal Rejo. Dalam pengamatan itulah penulis mendapatkan seluruh
informasi tentang Pekon Gadingrejo Utara Dusun Tegal Rejo.
2.
Dokumentasi
Adalah sesuatu yang
tertulis, tercetak atau yang terekam yang dapat dipakai sebagai bukti atau keterangan.
Penulis melihat dan mengambil data dari dokumen-dokumen atau arsip-arsip yang
ada di Pekon Gadingrejo Utara Dusun Tegal Rejo.
3.
Wawancara
Dari hasil pengamatan
secara langsung, penulis menemukan beberapa permasalahan yang masih belum
dipahami. Oleh karena itu untuk menjelaskan semua itu, penullis melakukan wawancara langsung
dengan aparat Pekon Gadingrejo Utara Dusun Tegal Rejo.
4.
Studi Pustaka
Untuk
menambah referensi akan teori-teori yang diperlukan, penulis melakukan studi
pustaka dengan membaca dan mempelajari secara mendalam literatur-literatur yang
mendukung penelitian ini. Diantaranya buku-buku, diktat, catatan, makalah dan
artikel baik cetak maupun elektronik. Untuk mendukung literatur yang dipelajari.
1.6.4 Analisis Data
Penulis menganalisis data sistem informasi Pekon Gadingrejo
Utara Dusun Tegal Rejo yang menjadi titik pusat menganalisis data. Aparat desa
yang ada pada pekon mencatat semua data yang ada di Pekon Gadingrejo Utara
Dusun Tegal Rejo.
Menurut Taylor, (1975:
79) mendefinisikan.
“Analisis data sebagai proses yang merinci usaha secara
formal untuk menemukan tema dan merumuskan hipotesis (ide) seperti yang
disarankan dan sebagai usaha untuk memberikan bantuan dan tema pada hipotesis.
Jika dikaji, pada dasarnya definisi pertama lebih menitikberatkan
pengorganisasian data sedangkan yang ke dua lebih menekankan maksud dan tujuan
analisis data. Dengan demikian definisi tersebut dapat disintesiskan menjadi:
Analisis data proses mengorganisasikan dan mengurutkan data ke dalam pola,
kategori dan satuan uraian dasar sehingga dapat ditemukan tema dan dapat
dirumuskan hipotesis kerja seperti yang didasarkan oleh data”.
1.7
Sistematika Penulisan
Sistematika dalam penulisan
karya ilmiah ini sesuai dengan ketentuan buku panduan penulisan karya ilmiah
yaitu sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN
Pendahuluan
berisikan tentang latar belakang, permasalahan, batasan masalah, tujuan dan
kegunaan, hipotesa, metodologi penelitien dan sistematika penulisan.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Tinjauan pustaka
berisikan definisi dari judul, penelitian terdahulu, contoh-contoh dan
teori-teori yang mendukung objek penelitian.
BAB III PENYAJIAN DATA
Penyajian profil
berisikan tentang sejarah, strutuktur organisasi, penyajian sistim yang
berjalan, DAD sistim yang sedang berjalan, analisis sistim yang sedang
berjalan. (kelebihan dan kebutuhan informasi yang dibutuhkan)


